Postingan

Andrea Leadsom Quits, Theresa May to become UK Prime Minister

Gambar
New UK Prime Minister, Theresa May. (Facebook) Conservative leadership candidate Andrea Leadsom has announced she is pulling out of the race to replace David Cameron as UK prime minister. The energy minister has paved the way for Home Secretary Theresa May, as the only remaining candidate, to be named Tory leader and PM as early as today. Mrs Leadsom said: "The best interests of our country inspired me to stand for the leadership. I believe that in leaving the EU a bright future awaits, where all our people can share in a new prosperity, freedom and democracy. "The referendum result demonstrated a clear desire for change - strong leadership is needed urgently to begin the work of withdrawing from the European Union. "A nine-week leadership campaign at such a critical moment for our country is highly undesirable." Mrs Leadsom's withdrawal came at the same time as Angela Eagle revealed she would be contesting Jeremy Corbyn's leadership of the Labour party - le...

Paspampres yang Beli Senjata di AS Masih Bertugas Kawal Jokowi

Gambar
Jokowi dikawal paspampres saat berfoto dengan warga. (Istimewa) Oknum Paspampres yang membeli senjata api ilegal dari militer Amerika Serikat mendapatkan sanksi. Namun, yang bersangkutan tidak dipindahtugaskan. Mereka masih bertugas seperti biasa. "Mereka masih di Paspampres," ujar Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (11/7/2016), seperti diberitakan Kompas.com. Gatot enggan menyebut siapa saja oknum Paspampres yang terlibat sekaligus berapa jumlahnya. Ia hanya menyebut bahwa mereka berasal dari Grup A dan Grup B dan terdiri dari perwira pertama dan perwira menengah. Grup A merupakan grup yang bertanggung jawab pengamanan Presiden Jokowi dan keluarga. Grup B bertanggung jawab atas pengamanan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan keluarga. Gatot mengatakan, awalnya, oknum Paspampres itu mengenal militer AS lantaran pernah berlatih bersama. Setelah itu, oknum Paspampres itu membeli delapan pucuk senjata api jenis 'hand gun' dari...

@kurawa Ungkap Sistem Canggih yang Digunakan Ahok Mengontrol PNS

Gambar
Posisi PNS (warna biru) terlihat di aplikasi Crop 2.0. (Twitter @kurawa) Seorang aktivis sosial media @kurawa mengungkapkan cara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengawasi para PNS yang menjadi anak buahnya dalam melakukan aktivitas kerja dalam melayani masyarakat. Seperti kita ketahui, banyak para pejabat memilih melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan blusukan untuk mengecek kinerja anak buahnya. Beda dengan mereka, Ahok lebih menyukai pembentukan sistem yang dibangun dengan bantuan teknologi smartphone yang kini berkembang secara masif. Hal ini diungkapkan oleh @kurawa. Berikut kicauannya. 1. Di gedung balaikota ada ruangan namanya Jakarta Smart City (JSC) disinilah control room semua pengaduan warga DKI ditampung dan difollow up. 2. Yang sdh punya aplikasi QLUE tentu sdh tau kalo dari jalanan rusak, sampah, gravity, pungli dsbnya sangat efektif dilaporkan lewat apps ini. 3. Nah kalo warga dikasih applikasi QLUE maka utk PNS DKI nya dikasih apps CROP sbg tinda...

Tudingan Ketua KPU Meninggal karena Diracun Dinilai Biadab

Gambar
Penampakan yang disebut wajah terakhir almarhum Husni Kamil Malik. (Facebook/ Cut Meutia Adrina) Belakangan ini sosial media dipenuhi oleh spekulasi pemberitaan yang menyebut wafatnya Ketua KPU, Husni Kamil Manik akibat praktek konspirasi jahat terkait kecurangan Pilpres 2014. Sebuah status yang diposting oleh seorang netizen bernama Cut Meutia Adrina membuat heboh. Pasalnya Meutia menganggap ada indikasi kalau Husni diracun. Sontak saja postingan tersebut langsung menuai banyak tanggapan dari para netizen yang melihat tulisan tersebut. Tudingan dinilai sesuatu yang sangat biadab dan tidak beradab. Anggota Komisi II DPR Rahmat Hamka berharap agar semua pihak dapat menjaga perasaan pihak keluarga yang ditinggalkan, terlebih keluarga besar Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurutnya, kalau ingin sedikit lebih jernih berpikir bahwa kalau memang ada kejanggalan-kajanggalan yang terjadi atas kepergian Husni Kamil maka sanak keluarganya juga dari para koleganya di KPU akan bisa merasakan ha...

Apa Alasan Jokowi Angkat Gories Mere dan Diaz Sebagai Staf Khusus?

Gambar
Presiden Jokowi saat berada di Hotel Grand Inna Muara, Padang. (Setkab) Presiden Joko Widodo akan mengangkat dua staf khusus baru yaitu Komjen (Purn) Gories Mere dan Diaz Hendropriyono. Mensesneg Pratikno menyebut Keputusan Presiden (Keppres) pengangkatan keduanya sudah terbit. Keduanya pun telah aktif bekerja sejak Keppres diteken. "Iya sudah ada penambahan dua orang stafsus. Jadi Pak Goris Mere sama Pak Diaz Hendropriyono. Keppresnya sudah terbitkan beberapa minggu yang lalu," ucap Pratiko di komplek Istana, Jakarta, Senin (11/7/2016). Pratikno mengatakan pengangkatan stafus tidak disertai dengan pelantikan, sama seperti 4 staf khusus sebelumnya, yakni Ari Dwipayana, Sukardi Rinakit, Lenis Kogoya dan Johan Budi. "Kalau kita di Keppres itu, Keppres stafsus, semua stafsus tidak ada secara spesifik mengatur penugasan tertentu yang dicantumkan di dalam Keppres. Jadi itu ada fleksibilitas di antara stafsus. Jadi bisa saja ada penugasan-penugasan khusus sesuai dengan melihat...

Kritik MOS Ajang Pembodohan, Situs SMA 3 Jakarta Diretas

Gambar
Penampakan Situs SMA 3 Jakarta dideface atau diretas. Proses belajar mengajar di SMA akan segera dimulai. Siswa baru juga akan mengikuti masa orientasi. Tak terkecuali siswa/siswi SMA 3 Jakarta. Tapi rupanya, masa orientasi SMA 3 Jakarta ini menjadi bahan serangan di dunia maya. Situs SMA 3 Jakarta diretas hacker. Situs dengan alamat sman3jkt.sch.id halamannya menjadi putih dan hanya berhiaskan tulisan saja. Seperti dilaporkan detikcom, Senin (11/7/2016) siang, tulisan itu bertuliskan, "Berikan masa orientasi sekolah pada murid baru dengan bermakna, bukan hanya PEMBODOHAN oleh OSIS," demikian tulisan si peretas. Belum diketahui siapa yang meretas dan mengapa dia melakukan peretasan. Pihak sekolah SMA 3 Jakarta hingga berita ini diturunkan juga belum memberikan keterangan.

Perwira Pertama Hingga Pamen, Oknum Paspampres yang Beli Senjata di AS

Gambar
Paspampres saat bersiaga di Yogyakarta. (Foto: Instagram) Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memastikan anggota Paspampres yang terlibat skandal pembelian senjata ilegal di Amerika Serikat (AS) cukup banyak. Mereka terdiri dari perwira menengah sampai perwira pertama. "Ada pamen ada perwira pertama," kata Gatot saat ditemui di Istana Negara, Jl Veteran, Jakpus, Senin (11/7/2016). Gatot tak menyebut identitas para prajurit tersebut. Yang jelas, dia mengatakan jumlahnya cukup banyak. "Yang diperiksa kan banyak, karena yang bersalah banyak tak bisa saya sebutkan satu per satu," tambahnya. Di sejumlah media AS, ada nama-nama yang beredar dan diduga berkaitan dengan Sersan Audi Sumilat, tentara AS terbukti bersalah memberikan keterangan palsu terkait pembelian senjata tersebut. Mereka adalah EPG, DPW dan AW. Namun Jenderal Gatot belum mengkonfirmasi nama-nama tersebut. Dia hanya menegaskan, prajurit tak boleh membeli senjata perorangan. "Tidak boleh. Persenjataan...